Kongres FIFA di Kanada, Iran Dipastikan Tampil di Piala Dunia 2026

LestariNews.com – Presiden Federation Internationale de Football Association (FIFA), Gianni Infantino, memastikan Tim Nasional (Timnas) Iran akan tetap tampil di Piala Dunia 2026.
Pernyataan tersebut disampaikannya pada pembukaan Kongres FIFA di Kanada, Kamis (30/4/2026) waktu setempat. Kongres tersebut berlangsung tanpa kehadiran delegasi Iran akibat ketegangan diplomatik serta pembatasan visa.
“Izinkan saya memulai dari awal. Tentu saja Iran akan berpartisipasi di Piala Dunia FIFA 2026. Dan tentu saja Iran akan bermain di Amerika Serikat,” ujar Infantino.
Ia menekankan bahwa keputusan tersebut penting untuk menjaga semangat persatuan dalam olahraga.
“Alasan untuk itu sangat sederhana, kita harus bersatu. Ini adalah tanggung jawab saya, tanggung jawab kita bersama,” terangnya.
Absennya delegasi Iran dalam kongres tersebut menyoroti tantangan penyelenggaraan turnamen lintas negara. Hal ini berkaitan dengan latar belakang Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, yang merupakan mantan anggota Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
Pemerintah Kanada telah memasukkan IRGC ke dalam daftar organisasi teroris sejak 2024. Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, menegaskan bahwa keputusan izin masuk dilakukan secara ketat dan setiap individu yang berafiliasi dengan IRGC tidak akan diizinkan masuk ke wilayahnya.
“Saya dapat memberikan jaminan dan fakta berikut. Seperti yang anda ketahui, IRGC dan semua anggotanya telah terdaftar sebagai organisasi teroris selama beberapa tahun. Para anggota dilarang datang. Kami memiliki serangkaian penyaringan, dan kami mengambil tindakan. Tidak ada anggota yang memasuki negara ini.” ungkap Carney.
Ketidakhadiran perwakilan Iran ini menambah rumit perundingan di balik layar, mengingat format Piala Dunia 2026 dengan 48 tim yang diselenggarakan bersama oleh Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko menuntut mobilitas perlintasan batas negara yang intens bagi tim dan staf.
Meski Iran telah berhasil lolos kualifikasi, partisipasi mereka diwarnai polemik. Pihak Teheran sebelumnya telah mengajukan permohonan agar lokasi pertandingan mereka dipindahkan dari wilayah Amerika Serikat. Namun, FIFA menolak permintaan tersebut dan menegaskan bahwa jadwal serta lokasi pertandingan tidak akan diubah.
Dari sisi tuan rumah, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, pekan lalu menyatakan bahwa Washington tidak keberatan dengan partisipasi para pemain Iran di Piala Dunia.
Meski demikian, ia menekankan bahwa para pemain tidak diperbolehkan membawa individu yang memiliki keterkaitan dengan IRGC. (Gazali Ligawa)



