Boltim

PT ASA Sosialisasikan Rencana Relokasi Warga Panang, Siapkan Hunian Baru dan Program Pemberdayaan

BOLTIM, LestariNews.com – PT Arafura Surya Alam (ASA) menggelar Sosialisasi Rencana Relokasi Masyarakat Dusun V Panang, Desa Kotabunan, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaaang Mongondow Timur (Boltim), di Aula Kantor Bupati Boltim, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Boltim, Oskar Manoppo, Sekretaris Daerah Boltim, Iksan Pangalima, unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Kepala Teknik Tambang (KTT) PT ASA, Yusransyah, jajaran manajemen perusahaan, serta masyarakat Dusun V Panang, Desa Kotabunan.

Dalam sambutannya, Bupati Oskar Manoppo menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mengawal seluruh proses relokasi agar dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Menurutnya, relokasi harus mengedepankan prinsip kemanusiaan, menjunjung hak-hak masyarakat, serta dilakukan melalui musyawarah dan dialog yang terbuka.

“Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari masuknya investasi, tetapi juga dari kemampuan semua pihak memastikan masyarakat memperoleh manfaat, perlindungan, dan masa depan yang lebih baik,” ujar Manoppo.

Sementara itu, KTT PT ASA, Yusransyah, menegaskan bahwa perusahaan membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dan membutuhkan saran serta masukan dari pemerintah daerah maupun masyarakat terkait rencana relokasi tersebut.

“Kami memerlukan saran, masukan, dan pandangan dari pemerintah daerah maupun masyarakat agar proses relokasi ini dapat berjalan dengan baik, transparan, serta memberikan manfaat bagi semua pihak,” terang Yusransyah.

Materi sosialisasi disampaikan oleh External Relations Manager PT ASA, Reginald Pontoh. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan latar belakang, mekanisme relokasi, fasilitas hunian yang disediakan, serta program pascarelokasi bagi masyarakat terdampak.

Selain penyediaan hunian, PT ASA juga memperkenalkan program “1 KK 1 Manfaat”, yang menawarkan kesempatan kerja atau program pemberdayaan masyarakat sebagai upaya mendukung keberlanjutan kesejahteraan warga setelah relokasi.

Diketahui, sesi diskusi yang dipandu Sekretaris Daerah Boltim, Iksan Pangalima, berlangsung interaktif. Masyarakat diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan, aspirasi, serta berbagai masukan terkait rencana relokasi, fasilitas permukiman baru, hingga keberlanjutan mata pencaharian setelah proses relokasi dilaksanakan.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan tercipta pemahaman yang sama antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat, sehingga setiap tahapan relokasi dapat berjalan secara transparan, partisipatif, serta mengedepankan kepentingan masyarakat. (Gazali Ligawa)

Related Articles

Back to top button