Boltim

Perkemahan Young Peace Builders 2025 Resmi Dibuka, Pramuka Boltim Gaungkan Semangat Perdamaian

BOLTIM, LestariNews.com – Perkemahan Young Peace Builders Programe, Preservation Of Cultural Identity And Tourism in Bolaang Mongondow Dialogue For Piace Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) resmi dibuka.

Kegiatan yang dipusatkan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Tutuyan ini, dibuka secara resmi oleh Nurjulis Ali, S.Pd., selaku Andalan Bidang Organisasi Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Cabang Boltim, pada Kamis (23/10/2025).

Dalam sambutannya, Nurjulis yang juga merupakan penggagas kegiatan menyampaikan bahwa acara ini merupakan rencana tindak lanjut dari pelatihan dialogue for peace pada bulan Maret-April lalu. Saat itu, ia diutus sebagai perwakilan daerah dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh kwartir nasional.

“Apa yang saya dapatkan pada kegiatan tersebut, saya akan sampaikan pada teman-teman yang berada di tempat ini. Jadi tujuan kegiatan ini adalah untuk melestarikan identitas budaya dan pariwisata yang ada di Bolaang Mongondow, khususnya di Bolaang Mongondow Timur,” ujarnya.

Selain itu, kata guru Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Tutuyan 3 ini, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari dialogue for peace atau dialog untuk perdamaian.

“Tujuannya agar para pramuka penegak dan pandega yang ada di Bolaang Mongondow Timur dapat belajar bersosialisasi dan menumbuhkan sikap toleransi antar umat beragama. Jadi itu tujuan akhir dari kegiatan ini,” terang Nurjulis.

Diberitahukannya, peserta kegiatan berasal dari Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, serta terdapat undangan khusus dari Kabupaten Minahasa Selatan. Setiap sekolah mengirimkan masing-masing satu perwakilan putra dan satu perwakilan putri. Kegiatan ini dilaksanakan mulai Kamis 23 Oktober 2025, hingga Minggu 26 Oktober 2025.

“Harapan saya, melalui kegiatan ini, kebiasaan baik dalam gerakan pramuka dapat semakin dimantapkan, karena di pramuka itu ada dasa darma dan tri satya. Disitu ada tolong-menolong, toleransi, dan saling menghormati,” tandasnya. (Gazali Ligawa)

Related Articles

Back to top button