Boltim

Mahasiswa UMMA Tutup KKN, Pemkab Boltim Sampaikan Apresiasi

BOLTIM, Lestarinews.com – Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa angkatan ke-V Universitas Muhammadiyah Manado (UMMA) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) resmi berakhir.

Apresiasi dan terima kasih pun disampaikan Pemerintah Kabupaten Boltim atas kepercayaan dan kerja sama yang terjalin selama pelaksanaan kegiatan tersebut.

Perkataan ini dilontarkan Wakil Bupati (Wabup) (Boltim), Argo Vinsensius Sumaiku, saat menghadiri acara penarikan mahasiswa KKN yang dihelat di Aula Kantor Bupati Boltim, Senin (9/2/2026).

“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan civitas akademika Universitas Muhammadiyah Manado. Selama kurang lebih satu bulan, sejak 19 Januari hingga 9 Februari 2026, adik-adik mahasiswa telah hadir, berbaur, dan berkontribusi nyata di tengah masyarakat Kecamatan Tutuyan dan Kecamatan Kotabunan,” ucap Sumaiku saat membacakan sambutan Bupati Oskar Manoppo.

Dikatakan, kehadiran mahasiswa KKN tidak hanya membawa semangat akademik, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai pengabdian, kreativitas, serta kebersamaan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Berbagai program yang dilaksanakan, baik di bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, keagamaan, maupun pemberdayaan masyarakat, merupakan wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Ia berpesan, pengalaman selama melaksanakan KKN di Bumi Timur Totabuan dapat menjadi bekal berharga dalam perjalanan akademik maupun kehidupan bermasyarakat di masa mendatang.

“Hal ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dalam mendorong pembangunan sumber daya manusia serta penguatan kapasitas masyarakat di tingkat lokal,” tandasnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Rektor UMMA yang diwakili Wakil Sekretaris pelaksana Rektor, Prof. Dr. Atok Miftachul Hudha, M.Pd., beserta jajaran, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Tutuyan dan Camat Kotabunan bersama para sangadi (kepala desa, red), serta tenaga ahli bupati. (Gazali Ligawa)

Related Articles

Back to top button