NasionalTopik Terkini

BMKG: Prakiraan Cuaca Jumat, 17 Januari 2025, Daerah Pesisir Potensi Banjir Rob

LestariNews.com- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Jumat, 17 Januari 2025. BMKG mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi banjir rob di 14 wilayah pesisir Indonesia, serta cuaca ekstrem di 8 wilayah lainnya.

Potensi Banjir Rob di 14 Wilayah Pesisir

BMKG mencatat bahwa banjir rob berpotensi terjadi di wilayah pesisir berikut:

  • Banten
  • Jambi
  • Jawa Tengah
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Tengah
  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Kepulauan Riau
  • Lampung
  • Maluku
  • Maluku Utara
  • Nusa Tenggara Barat
  • Pesisir Utara Jakarta
  • Sumatera Barat

Prakiraan Cuaca di Wilayah Indonesia

Melalui kanal YouTube resminya, prakirawan BMKG Satriana Roguna menyampaikan perkiraan cuaca di kota-kota besar:

Indonesia Timur

  • Berpotensi Kabut/Asap: Jayapura
  • Berawan Tebal: Manokwari
  • Hujan Ringan: Ambon, Jayawijaya, Merauke, Sorong, Ternate
  • Hujan Sedang: Nabire

Pulau Jawa

  • Hujan Ringan: Bandung, Serang, Yogyakarta
  • Hujan Sedang: Jakarta, Surabaya
  • Hujan Disertai Petir: Semarang

Pulau Kalimantan

  • Berpotensi Kabut/Asap: Pontianak
  • Hujan Ringan: Samarinda
  • Hujan Disertai Petir: Banjarmasin, Palangkaraya, Tanjung Selor

Pulau Nusa Tenggara

  • Berawan: Mataram
  • Hujan Ringan: Denpasar
  • Hujan Sedang: Kupang

Pulau Sulawesi

  • Hujan Ringan: Gorontalo,Kendari, Mamuju, Palu
  • Hujan Sedang: Makassar
  • Hujan Lebat: Manado

Pulau Sumatera

  • Hujan Ringan: Banda Aceh, Bengkulu, Jambi, Pekanbaru
  • Hujan Sedang: Tanjung Pinang
  • Hujan Disertai Petir: Lampung, Medan, Padang, Palembang, Pangkal Pinang

Wilayah dengan Potensi Cuaca Ekstrem

BMKG menyebutkan kombinasi dinamika atmosfer dapat menyebabkan hujan lebat hingga cuaca ekstrem di wilayah berikut:

  • Bali
  • Maluku
  • Maluku Utara
  • Papua Barat
  • Sebagian Jawa
  • Sebagian Kalimantan
  • Sebagian Sumatera
  • Sulawesi Tenggara

Bibit Siklon Tropis dan Dampaknya

BMKG juga melaporkan dua bibit siklon tropis:

  1. 90S: Terpantau di Samudera Hindia Selatan, Jawa Timur
  2. 91S: Terpantau di Samudera Hindia Selatan, Nusa Tenggara Timur

Kedua bibit siklon ini berpotensi menyebabkan perlambatan angin (konvergensi) di beberapa wilayah yang memicu pertumbuhan awan hujan dan gelombang laut tinggi.

Sirkulasi Siklonik dan Konvergensi

Sirkulasi siklonik terpantau di perairan Barat Aceh, menyebabkan konvergensi angin:

  • Laut Jawa hingga pesisir Utara NTB
  • Laut Sulu hingga Kalimantan Utara
  • Perairan Barat hingga Utara Aceh
  • Riau hingga Sumatera Selatan
  • Sumatera Utara hingga pesisir Sumatera Barat

Konfluensi angin juga terpantau:

  • Laut Jawa
  • Laut Flores
  • Laut Banda
  • Laut Arafura
  • Perairan Selatan Jawa

Peningkatan Kecepatan Angin dan Gelombang Laut

BMKG mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap kecepatan angin >25 knot di wilayah:

  • Laut Andaman
  • Laut Cina Selatan
  • Laut Natuna
  • Laut Sulu
  • Perairan Utara Jawa Timur hingga NTB
  • Samudera Pasifik Timur Filipina

Kondisi ini meningkatkan risiko gelombang tinggi diperairan terkait.

Tetap pantau informasi terbaru dari BMKG melalui kanal resmi untuk meminimalkan risiko yang ditimbulkan cuaca ekstrem. (glg)

Related Articles

Back to top button