BKMT Kotabunan Barat Bangkit, Gaungkan Semangat Muslimah Berakhlak Qurani

BOLTIM, LestariNews.com – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kotabunan Barat, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaaang Mongondow Timur (Boltim), menggelar tausiah di Masjid Baitul Azhiim, Desa Kotabunan Barat, Minggu (2/8/2026).
Mengusung tema “Dengan Semangat Safar BKMT Muslimin Muslimat Tangguh, dan Berakhlak Qurani”, kegiatan ini berlangsung khidmat dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa serta masyarakat setempat.

Ketua BKMT Kecamatan Kotabunan, Hj. Sunarti Muhammad, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Sangadi (Kepala Desa) Kotabunan Barat beserta seluruh aparat desa, khususnya pengurus BKMT Kotabunan Barat yang sudah melaksanakan kegiatan hari ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan Ketua BKMT se-Kabupaten Bolaang Mongondow Timur yang sudah datang. Alhamdulillah semua berjalan dengan baik,” ucapnya.
Sementara itu, Sangadi Kotabunan Barat, Fitrianty Mokodompit, M.Pd., mengaku bersyukur karena desanya kembali menjadi tuan rumah setelah hampir satu dekade tidak menyelenggarakan agenda serupa.

“Setalah saya berbincang-bincang dengan pengurus, terakhir kali Desa Kotabunan Barat melaksanakan kegiatan seperti ini sekitar tahun 2017. Sempat direncanakan kembali pada tahun 2022 hingga 2023, namun belum dapat terlaksana. Alhamdulillah tahun ini bisa terselenggara,” ungkap Mokodompit.
Dikatakan, kegiatan BKMT tahun ini menjadi momen istimewa karena mendapat dukungan penuh dari seluruh masyarakat Kotabunan Barat. Menurutnya, BKMT menjadi wadah penting bagi perempuan muslim.
“Kami dari pemerintah desa sangat merespons baik kegiatan ini. Insya allah BKMT menjadi suatu wadah bagi para ibu-ibu untuk bisa mendapatkan ilmu-ilmu tentang wanita muslimah,” ujar Fitrianty.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh perempuan muslim di Kotabunan Barat untuk bergabung dalam BKMT. Ia menilai masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa BKMT hanya diperuntukkan bagi para pengurus, padahal organisasi ini terbuka bagi seluruh perempuan muslim.
“Masih banyak yang belum mau bergabung karena merasa bukan anggota BKMT. Padahal, itu merupakan pemahaman yang salah. Titipan dari saya untuk semua ibu-ibu yang hadir, ceritakan hal-hal positif dari kegiatan ini. Dengan begitu, mereka yang selama ini mengira BKMT hanya milik para pengurus akan tertarik dan terdorong untuk mengikuti kegiatan-kegiatan BKMT,” tandasnya.

Diketahui, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan. Turut hadir, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Boltim, Ustaz Kusdi Ismail, Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Khoir Tebuireng VII Buyat, Ustadz Abdurrahman Modeong, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kotabunan, Djefri Koe, Sekretaris BKMT Boltim, Nurtini Modeong, SE., mewakili Ketua BKMT Boltim, Ny. Rosita Pobela, SE., M.Si., Pengurus BKMT dan Pengurus Persatuan Majelis Taklim (PERMATA) Kecamatan Kotabunan, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. (Gazali Ligawa)



